Video seorang perempuan duduk di atas sofa dan dilempari uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu viral dan jadi bahan perbincangan warganet sejak Selasa (20/2/2018).
Perlahan identitas perempuan yang mengambil video maupun perempuan yang duduk di atas sofa dan hanya bisa tertunduk itu mulai terungkap.
Fakta mengejutkan ternyata keduanya pembuat video maupun perempuan di atas sofa itu adalah sahabat karib.
Wanita yang dilempari uang tersebut belakangan diketahui identitasnya yakni Nylla Nylala, sementara pembuat video yakni diketahui bernama Ovie.
Ovie menuding Nylla merupakan pelakor karena berusaha menggoda Pak Dendy, pria yang merupakan suami sah dari Ovie.
Kasus video wanita yang disaweri uang oleh perempuan yang mengaku suaminya direbut semakin terang benderang.
Reporter SURYA.co.id, di Surabaya, Jawa Timur, berhasil menemui perempuan berjilbab merah yang dituding pelakor.
Dia adalah Nylla Nylala, bukan nama betulan.
Nama aslinya adalah Nila Rahmaniar, perempuan asal Kediri yang tinggal di Tulungagung.
Sementara perempuan yang menyebar uang adalah Ovie, owner Nyoklat Klasik.
Nila mengakui pernah menerima uang dari Dendy, suami Ovie.
Uang itu ditransfer, ada juga yang diserahkan tunai.
Namun dirinya tidak punya hubungan asmara dengan Dendy.
"Memang saya chat saya Pak Dendy, tapi tidak pernah ada niat merebutnya," ucap Nila.
Nila mengaku kecewa, karena anaknya disebut-sebut Ovie dalam video.
Apalagi video itu diunggah ke media sosial dan dilihat secara luas.
"Saya tidak menyangka nama saya jadi seburuk ini," ujarnya.
Nila pun membantah berniat merebut Dendy.
Sebab dirinya juga tidak punya hubungan asmara dengan Dendy.
Tidak pernah ada bukti dirinya berzina dengan Dendy.
Hanya bukti chat dan bukti transfer itu yang membuat Ovie marah.
Uang itu dipesankan untuk digunakan membantu, karena statusnya single parent
Berikut videonya:
Disaweri Uang
Sebelumnya, warganet dihebohkan dengan video seorang perempuan yang marah-marah dengan seorang perempuan yang tengah duduk di sofa.
Perempuan yang hanya terlihat tangannya dan terdengar suara lantangnya ini terus memaki.
Ia menyebut perempuan itu sebagai Nylla Nylala, teman baiknya.
Namun Nylla dituduh merebut suaminya, dan sering mengirimkan uang dalam jumlah besar.
Siapa sebenarnya perempuan yang marah-marah kepada Nylla?
Warganet di Kabupaten Tulungagung mengenalnya sebagai Ovie.
Tidak main-main, ia menyebut jumlah uang sawerannya itu mencapau Rp 500 juta.
Berulang kali dia menyebut Nylla sebagai Pelakor, kependekan dari perebut laki orang.
Sedangkan video kedua, Ovie tengah bersama suaminya, Dendy di rumah Nylla.
Seperti video sebelumnya, Ovie mengungkapkan kekesalannya kepada suami dan Nylla.
Video ini diunggah di akun Facebook Ovie dan langsung menjadi viral.
Akun Facebook Ovie segera dibanjiri komentar warganet yang memberi dukungan.
Ovie dulunya seorang penyanyi yang biasa manggung di acara kawinan atau acara musik.
Namun setelah menikah, bersama suaminya ia menggeluti usaha minuman coklat.
Usahanya berkembang pesat dengan sistem franchise.
Dalam video itu warganet dibuat melongo, sebab Ovie menyebarkan uang ke arah Nylla.
Kerap jalan bareng
Kalau merujuk dari pemilik akun yang diduga istri sah itu, Ovie memang berteman dekat dengan Nyllla Nylala.
Mereka bahkan sering banget piknik bareng bersama teman-teman lainnya.
Bisnis Coklat
Fakta lain yang kemudian menarik perhatian netizen Bu Dendy dan suaminya bisa kaya raya.
Fakta lain yang kemudian menarik perhatian netizen Bu Dendy dan suaminya bisa kaya raya.
Rupanya, Ovie dan Dendy membuat bisnis minuman cokelat bernama Nyoklat Klasik.
Mereka mengembangkan bisnisnya dengan cara franchise.
Berdasarkan postingannya di Instagram, ia sudah memiliki 2.000 lebih outlet di seluruh Indonesia.
Tak heran jika uang Bu Dendy tampak banyak dan bikin netizen ngiri.
Sebagai pemilik usaha, ia dan suaminya kini hanya tinggal menikmati keuntungan dari 2.000 lebih outlet tersebut.
Dalam sebuah video di youtube perusahaan yang didirikan oleh Pak Dendy dan Ovie awalnya hanya bermodalkan Rp 10 juta.
Menurut Ovie uang modal mendirikan usaha tersebut merupakan pinjaman dari keluarga besar mereka.
Sekitar 4 bulan perusahaan tersebut didirikan, usaha itu berkembang dan seharinya mampu menghasilkan uang pukuhan juta.
Konon saat ini usaha Ovie dan Pak Dendy ini bisa menghasilkan 1 ton coklat setiap bulannya, keduanya bisa meraup uang ratusan juta setiap bulan dari usaha ini.
